Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan

PARANOID

Sabtu, 22 September 2012 0 komentar


Pagi itu langit tak secerah biasanya , grimis-grimis yang mengharu birupun turut mengiringi perjalanan kecil lyla menuju sekiolah yg elit itu..

Wajah pucat pasi dg kantung mata yg agak membesar seolah meyakinkan pembaca bahwa malan td lyla kurang istirahat…jalan yang berlumpur dipijakinya dg penuh keputus asaan … kacamatanya basah akan butiran air hujan dan air matanya turut menetes berpadu dalam tetes2 air hujan dalam naungan wajah suram langit yang mendung itu…

Beribu langkah yg ia tempuh, kini mengantarkannya ke perempatan yg tak jauh dr sekolahnya… tiba2 ia terantuk batu yang kecil tapi besar yg seakan menghalang lyla utk sampai disekolah… kacamatanya terpapar terperosok kedalam selokan yg penuh dg air dan sesegera mungkin ia raih… bertepatan dg arus air selokan yg deras itu…

Kasih Kelam Dalam Hati


====================KASIH KELAM DALAM HATI============================

...
seperti selayaknya yang dirasakan oleh Stevenn... Hari itu pun terasa cepat berlalu dikehidupan Williana... detik demi detik berlalu secepat seolah" ingin segera lari dan beranjak pergi dari hadapan Williana.....  jam dinding menunjukan pukul 7malam... tepat seiring berderingnya jam weker berwarna Pink mungil di meja rias dimana Williana duduk dan berrias diri,,,...  waktu itu waktu yang dinanti" Willliana ... dimana dua hati akan berjumpa... di tempat yang seindah Surga Dunia.. (wkwkwkwk)......

".... Willyy caiiyankk... jdi kant yankk...." satu sms masuk dari Steven..
" :* iyyh donks caiyyyankkk... mwachh"... balas Williana... hehe.
"wokeh... aq udah diperjalanan yank... " Steven membalas lagiii
" be carrefulll prince..." Williana...

CRY CRYSTALL CRY

Kamis, 20 September 2012 0 komentar


Pedalaman Tanzania Afrika ...

Pada jaman dahulu, sebuah hutan tropis yang penuh dengan bermacam-macam tanaman yang berbunga daun berbuah seakan-akan menambah ramainya warna warni di hutan itu ... ada sebuah desa misterius... di pedalaman hutan, ... Begitu lebatnya hutan itu sehingga tidak ada manusia yang masuk ke hutan lebih ke dalam ...
Tepat di tengah hutan ... terdapat pedesaan yang bisa dikatakan primitif dan penduduknya pun masih menganut aliran animisme dan dinamisme ... suasana desa itu penuh dengan aktivitas penduduk yang bercocok tanam dan berkebun yang memang itulah mata pencaharian mayoritas penduduk selain mereka sebagai penyihir hutan itu sendiri. Suatu ketika, Hidup keluarga kecil bahagia ... keluarga madame Rann Millenna debuz ... dengan ketiga anaknya yaitu Nebula, Venuscha, dan Barracha.

PERPISAHAN


" dokter , dia sakit apa ? " tanya seorang cowok hitam manis itu.
 " maaf , anda siapa nya ? " dokter itu kembali bertanya.
 " uh , saya adeknya kok dok. " jawab cowok itu tersenyum manis.
 " ohhh , mari ikut saya. " kata dokter itu lagi.

Cowok hitam manis yang mempunyai senyuman yang sangat teramat manis itu mengikut dokter Resty ke ruangan dokter. Rasa deg-deg-an dirasakannya. Penyakit apa yang telah diderita cewek cantik itu ? Hanya itu yang ada dipikirannya. Rasa takut kehilangan sang kekasih. Rasa sedih melihat kekasihnya itu derita. 
Sesampainya di ruang dokter ...

MENUNGGU PELANGI


“Entah kapan malam berhenti,,,teman aku masih menunggu pagi,,,,,”
Ku tulis sepenggal lirik lagu peterpan,ku hempaskan pandangan ku menuju ruang tempatku melepaskan curahan hatiku.

Tok tok tok….terdengar suara kamar ku ada yang mengetuk “vell,buka ada nila tuh dluar” ujar mamaku membuyarkan lamunan indahku.
‘’iyah bun,suruh aja nila ke kamar vella,lagi males ke bawah”jawabku”
‘’ya udah bunda kasih tau nila dulu” ucap bunda
5 menit kemudian,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,